Walikota Cirebon Nasrudin Azis saat diwawancarai media. (Foto: Panji)
Pejabat Mangkir Akan Dilaporkan Kemenpan RB
CIREBON, FOKUSJabar.com: Wali Kota Cirebon Jawa Barat Nasrudin Azis mengancam, akan melaporkan pejabat yang kinerjanya buruk dan indispliner, ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Disebutkan, kurang disiplinnya PNS dalam mengikuti acara pemerintahan seperti sidang paripurna ini dianggap sudah menjadi kebiasaan SKPD. Kondisi ini, lanjut Azis menjadi bahan pertimbangannya untuk bersama-sama mengembangkan daerah.
“Artinya, tidak ada unsur dendam, kebencian dan rasa sentiment kepada pejabat yang tidak hadir dalam rapat paripurna. Teguran yang diberikan ini adalah sebuah masukan agar mereka tidak mengulang lagi,” ujar Azis, usai menghadiri acara gemar makan ikan di DKP3, Kamis (8/10/2015).
Dia mengatakan, jika teguran tersebut terus-terusan diabaikan, maka pihaknya tidak akan memberi toleransi lagi. Kurang optimalnya pejabat dalam bekerja dan menganggap remeh agenda besar pemkot seperti Selasa (06/10/2015) kemarin, akan dilaporkan ke Menpan RB.
“Kita akan konsultasikan ke Menpan RB, apakah pejabat seperti ini mesti dipertahankan di SKPD-nya atau tidak. Padahal, kota Cirebon saat ini ingin ada percepatan visi RAMAH dan bukan leha-leha (santai-santai, red) yang berdampak pada penghambatan program,” ucapnya.
Ditegaskan, SKPD dengan pimpinan daerah harus sinergi dalam membangun visi dan misi kedepan. Ketika, salah satunya terlihat tidak kompak, maka berdampak pada proses percepatan program menju Cirebon kota ramah.
“Contoh mudahnya saja, pasar kanoman sudah belasan tahun semrawut, jika tidak ada sinergitas antar SKPD dan pimpinan daerah maka akan lama. Tapi, ketika ada upaya supaya Cirebon lebih baik, maka penataan itu pun bisa dilakukan dengan cara perlahan,” terangnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar