Minggu, 11 Oktober 2015

STBM
STBM

Tidak Ada Sosialisasi, Pelaksana STBM Mengaku Salah

CIAMIS,FOKUSJabar.com:  Adanya riak ditengah masyarakat Desa Tanjungsari dengan adanya proyek Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), pihak pelaksana proyek mengaku salah dan tidak berkordinasi dengan warga setempat.
“Atas nama perusahaan kami meminta maaf atas kejadian ini dimana pihak kami tidak sosialisasi dahulu kepada masyarakat dengan proyek tersebut,”kata Rudi Bahro, juru bicara pihak pelaksana, Rabu (7/10/2015).
Seperti diberitakan sebelumnya,  sejumlah warga Dusun Cikalagen Rt07/Rw03 Desa Tanjungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis mempertanyakan proyek STBM. Mereka khawatir dan panik sumber mata air Cilandeuh kering akibat disedot proyek pengelolaan air minum program STBM oleh Desa Sadananya.
Terkait hal itu, Kabid Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dr Yoyo  mengatakan, program pengelolaan air minum STBM ini merupakan program Dinas Kesehatan dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat di bidang kesehatan lingkungan.
“Program ini diluncurkan pemerintah pusat melalui Dinas Kesehatan yang diajukan oleh masing-masing desa yang membutuhkan air bersih,”kata dr Yoyo Kabid Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis. Rabu ( 7/10/2015 ).
Yoyo mengatakan, Dinas Kesehatan dalam program ini hanyalah sebagai pemantau baku mutu air yang disesuaikan dengan standar kesehatan.
“Kami lakukan kajian di beberapa mata air yang dianggap memenuhi standar kesehatan untuk bahan rekomendasi pengolahan air tersebut,”jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar