Rabu, 04 November 2015

Pasokan Listrik Jabar Alami Gangguan Imbas dari Kemarau Panjang
Ilustrasi (web)

Pasokan Listrik Jabar Alami Gangguan Imbas dari Kemarau Panjang

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Musim kemarau panjang yang berlangsung tahun ini berpengaruh pada operasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di beberapa wilayah di Jawa Barat. Pasokan listrik di beberapa pembangkit pun mengalami defisit terutama pada petang hingga malam hari.
Melalui akun twitter @infoplnjabar, PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten menyatakan penyebab sering terjadinya pemadaman bergilir di beberapa titik di Jawa Barat termasuk Kota Bandung.
“Musim kemarau yang cukup panjang tahun ini mempengaruhi operasi beberapa Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA). Jadi pasokan listrik dari beberapa pusat pembangkit berkurang, di jam 18.00 – 22.00 terjadi defisit daya (Terpaksa ada pemadaman bergilir di beberapa tempat maksimal 3 jam agar tidak terlalu ganggu aktifitas,” cuit akun @infoplnjabar, Jumat (30/10/2015).
Kondisi ini pun diperparah dengan gangguan Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di beberapa kasawasn di Jawa Barat.
“Selain itu terjadi gangguan di PLTU Paiton unit 7 & 8,PLTU Indramayu, PLTU Suralaya & PLTU Pelabuhan Ratu,” tulisnnya.
Pihak PLN Jabar dan banten pun mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kondisi yang terjadi. pihaknya pun menghimbau agar masyarakat mematikan lampu serta alat elektronik yang tidak diperlukan pada pukul 18.00 hingga 22.00 WIB untik mengurangi defisit daya dengan signifikan.
Defisit pun diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari kedepan selama dilakukanya perbaikan.
“Ada kemungkinan defisit ini akan berlangsung beberapa hari lagi jika perbaikan beberapa pembangkit terlambat,” cuitnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar