Senin, 05 Oktober 2015

Petani Miskin (ilustrasi : net)
Petani Miskin (ilustrasi : net)

Ironis! Kepemilikan Tanah dan Persepsi Swasembada Jadi Kendala Kemiskinan Petani

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Himpunan Kerukunan Tani Nasional (HKTI) Jawa Barat Entang Sastraatmadja menilai kendala kepemilikan tanah dan persepsi swasembada pangan menjadi salahsatu penyebab petani menjadi profesi yang masuk angka kemiskinan.
Entang menjelaskan, selama ini kepemilikan sawah itu didominasi orang berdasi alias pemilik modal dan petani dipekerjakan dengan sistem buruh atau disewa.
“Problemnya orang mengatakan, ternyata yang punya sawah itu petani berdasi, yang mengerjakannya adalah petani gurem, buruh atau disewa,” ujarnya, Minggu (4/10/2015).
Entang menyampaikan, Menteri Pertanian dalam hal ini agar bukan hanya mengejar swasmbada saja, tapi yang lebih penting adalah bagaimana swasmbada itu bisa memberikan dampak kesejahteraan.
Ada pola pikir yang harus diubah, yaitu harus meningkatkan kesejahtraan, karena swasembada merupakan salah satu alat untuk mewujudkan kesejahteraan.
“Saya kemarin bilang ke Mentan, tolong pikirkan. Kita bukan hanya mengejar swasembada, yang lebih penting adalah bagaimana swasembada itu memberi dampak terhadap kesejahtraan. Jadi, pola pikirnya yang harus dirubah,” tuturnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar