Dilintasi Truk Bobot 45 Ton, Negara Dirugikan 16 Kali Biaya Perawatan Jalan
BOGOR, FOKUSJabar.com: Kepala Dinas Bina Marga Jabar M. Guntoro menegaskan bahwa kerugian negara akibat kerusakan jalan provinsi mencapai 16 kali dari biaya perawatan jalan yang dianggarkan. Bahkan, dia menyebut bahwa perbaikan jalan di kawasan pertambangan Jalan Muhammad Toha, Kampung Malang Nengah, Parungpanjang Kabupaten Bogot mencapai Rp5 milyar per kilometer.
“Sekarang kalau panjangnya 11 kilo, sekitar Rp60 miliar. Kalau berdasarkan rumus, kerugiannya itu 16 kali lipat dari biaya perawatan,” kata Guntoro di sela pemortalan Jalan Raya Mohammad Toha, Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/10/2015).
Dia mengungkapkan, kekuatan jalan di Parungpanjang mencapai delapan ton, sedangkan kendaraan besar yang melintas bobotnya 40-45 ton. Terkait kerusakan jalan akibat dilalui kendaraan melebihi tonase itu, warga kerap menyalahkan pemerintah.
“Padahal penyebabnya truk-truk ini, tapi warga tidak ‘nyerang’ ke pengusaha,” sesal Guntoro.
Terkait solusi atas persoalan tersebut, pihaknya menyebut bahwa pembuatan jalan baru khusus bisa saja. Atau bisa juga meningkatka jalan yang sudah ada. Namun perusahaan harus berkontribusi melalui CSR.
“Secara aturan itu memungkinkan,” tukasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar