Rabu, 02 Desember 2015

Ilustrasi (web)
Ilustrasi (web)

Jambret Mahasiswi, Delapan Pemuda Dituntut 1 Tahun Penjara

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Jaksa Penuntut Umum menuntut delapan orang pemuda asal Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat agar diberikan hukuman efek jera 1 tahun 3 bulan penjara.
Mereka dianggap terbukti bersalah telah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan terhadap seorang mahasiswi di Kota Bandung.
Kedelapan terdakwa itu diantaranya Feby, Iman Nurohman, Sandi Setiawan, Ahmad Saepulloh, Aji Panji, Dede Rohana, Wahyu Pamungkas dan Angga Okta Permana.
“Memohon majelis hakim menyatakan para terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana diatur pasal 365, sesuai dakwaan primair. Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun tiga bulan,” tegas Jaksa Cecep Hermawan kepada majelis hakim yang diketuai Berton Sihotang di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jalan LLRE Martadinata Bandung, Selasa (1/12/2015).
Sebelum menyampaikan tuntutan, Jaksa terlebih dulu menyampaikan beberapa hal yang menjadi pertimbangan, yaitu dalam hal memberatkan perbuatan para terdakwa dianggap meresahkan masyarakat. Sedangkan hal meringankan, para terdakwa bersikap sopan, mengakui perbuatannya dan belum pernah dihukum.
“Korban juga memaafkan perbuatan para terdakwa sesuai akta perdamaian. Para terdakwa membayar kerugian dan biaya pengobatan luka yang dialami korban,” terangnya.
Cecep mengungkapkan, tindak pidana yang dilakukan kedelapan terdakwa terjadi pada Senin 24 Agustus 2015 pukul 23:30 WIB di kawasan Jalan Gegerkalong Hilir Kota Bandung.
Sebelum beraksi, para terdakwa tengah berkumpul di sebuah minimarket. Saat berkumpul, para terdakwa melihat korban Intan Wijaya berjalan melintas sambil membawa satu buah tas jeans warna biru yang diselendangkan.
Melihat korban berjalan sendiri, muncul niat para terdakwa untuk mengambil tas tersebut. Singkat cerita, mereka berhasil merebut tas secara paksa dari tangan korban. Akibat saling tarik menarik, korban pun terjatuh dan terluka.
Peristiwa tersebut, lanjut JPU, terlihat oleh dua orang anggota Polsekta Cidadap. Petugas pun melakukan pengejaran dan berhasil menangkap terdakwa Imam Nurohman dan Dede Rohana. Dari keduanya, pihak Polsekta Cidadap melakukan penyidikan dan berhasil mengamankan enam lainnya yakni Wahyu Pamungkas, Feby, Ahmad Saepulloh, Aji Panji, Angga Okta Permana dan Sandi Setiawan.
“Terdakwa menggunakan uang Rp300 ribu yang ada dalam tas korban untuk membeli minuman keras dan rokok. Sedangkan barang lain seperti ijazah, kartu identitas dan STNK mobil, dibakar oleh para terdakwa. Korban mengalami kerugian materil Rp1 juta,” pungkasnya.
Setelah mendengar surat tuntutan jaksa, majelis hakim menunda persidangan. Sidang akan dilanjutkan Selasa (8/12/2015) mendatang dengan agenda penyampaian nota pembelaan (pleidoi) dari terdakwa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar